Memalukan Proyek Irigasi Paket 33 Dari APBD Kab. Purwakarta Di Desa Cibogohilir Sangat Tidak Berkualitas

Purwakarta || busetindonews.com – Kucuran Dana milyaran rupiah dari pemerintah dari pajak masyarakat untuk pembangunan sarana prasarana penunjang kebutuhan masyarakat tiap tahun di gelontorkan, salah satunya untuk pembangunan jaringan irigasi sebagai program unggulan ketahanan pangan.

Namun banyak pembangunan dilakukan oleh pihak ke-3 tidak sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan.

Salah satunya proyek pembangunan saluran irigasi paket 33 RT.03/02 bersebelahan dengan jalan raya Kabupaten Desa Cibogohilir Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta dengan nila pagu sebesar Rp. 199.003,00,-( Seratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Tiga Ribu Rupiah ), N0 SPK:41/SPK/SDA/DPUTR/III/2025, Nama proyek Peningkatan Jaringan Irigasi Permukaan, yang dilaksanakan oleh CV. BENJAMIN PUTRA PERTIWI.

Hasilnya bangunan tersebut sangat tidak memuaskan, dari pantauan kami awak media Buser Indonesia dengan ormas LAKI (Laskar Anti Korupsi Indonesia) DPC.Purwakarta, (Kamis, 16/10/2025).

Adapun temuan yang kami dapatkan bangunan tersebut plesteran dan acianya sudah banyak yang terkelupas, ada beberapa bagian yang belah atau putus, bangunannya bergelombang, alias tidak rata/rapih.

Diduga material pasirnya kualitasnya jelek, kadar tanahnya tinggi, ataupun pemakaian semennya tidak sesuai takaran yang seharusnya, kemudian pondasi kedalamannya kurang, malahan kata warga setempat (R 46), irigasi tersebut belum lama , dibangun sebagian pernah rempag/jebol, dan diperbaiki, itu pun dengan memakai dana pinjaman dari warga setempat, termasuk tenaga kerjanya didatangkan dari luar daerah, putra daerahnya hanya segelintir saja.

oppo_0

“Proyek ini melalui aspirasi/pokir Anggota Dewan DPRD Kab. Purwakarta  Anggaran APBD Kab. Purwakarta tahun 2025, bangunan ini pernah jebol dibagian selatan, dan diperbaiki, namun pihak ke-3 mempunyai hutang pada warga yang belum diselesaikan, saya minta pihak ke-3 untuk membayarnya,” ungkap salah satu warga. Lanjut warga dalam keterangannya juga menyampaikan ;

” Termasuk para pekerja mayoritas menggunakan tenaga dari luar daerah, padahal kalau melibatkan orang setempat yang mempunyai keahlian di bidangnya mungkin hasilnya Tidak akan seperti ini.” Tuturnya.

  1. oppo_0

Kepada Bupati Purwakarta dan wakilnya berikut intensi yang terlibat dalam proyek ini, untuk melihat langsung atas apa yang kami sampaikan, dan menginvestigasi secara menyeluruh, dan juga pihak ke-3 harus bertanggung jawab atas proyek yang asal jadi ini. Proyek menghabiskan anggaran yang lumayan besar. Dan kini  Papan Informasi pun raib entah kemana. (Bersambung).

(Red, Ka-Biro)

Tinggalkan Balasan