Palembang – Buserindonews.Com – H.Zainal Arifin hulap. S.ip Mengatakan siapapun terpilih nantinya ia berharap pro akan nasip pekerja dan pedagang dan jangan saat kampanye saja mengatakan pro nya, yang mana kita ketahui saat ini.
Walaupun sudah banyak nama baru bermunculan, tapi para kandidat Walikota masih minim gagasan dalam membangun Palembang 20-03-2024.
“Ketua KSPSI Sumatera Selatan berharap perlu dibuat debat terbuka untuk menggali ide dalam mengatasi beragam persoalan klasik yang terjadi seperti banjir bila curah hujan tinggi, terutama tentang pekerja dan pedagang kemudian masalah parkir dan lalu lintas.
Menurut nya sangat aneh kalau tiba-tiba saja muncul kandidat yang tidak mengandalkan gagasan dan motivasi Seakan turun begitu saja dari langit dengan statemen ingin menjadi Walikota Palembang. Sementara tidak memiliki track record yang cukup.
ia berharap Janganlah hina dan rendahkan masyarakat Palembang dengan semata-mata mengandalkan finansial,
Ditambahkannya, Palembang merupakan Kota Metropolitan yang memiliki problematika tersendiri. Sehingga dibutuhkan sosok yang berpengalaman dalam pemerintahan.
menyikapi keterangan H Harnojoyo SSos. Mantan walikota di beberapa media masa sebelumnya
“Sangat banyak pekerjaan rumah yang menanti Walikota mendatang.
Lihat saja bagaimana kawasan Tengkuruk yang dulu pernah rapi, tetapi bagaimana dengan kondisi sekarang? Belum lagi masih banyaknya kawasan yang akan tergenang tinggi kalau hujan. Ini kan problem yang harus diatasi dan dibereskan Walikota,” katanya.
Mengenai peta politik yang ada, Mukhlis menganggap nama-nama seperti Pj Walikota Palembang Drs H Ratu Dewa MSi dan mantan Wawako Palembang yang juga Ketua DPD Partai Nasdem Palembang Hj
Fitrianti Agustinda SH MH cukup memadai menjadi pemimpin Kota Palembang yang akan datang. Mereka ini menurutnya bisa unggul asalkan tepat dalam memilih calon Wakil Walikota nantinya yang mungkin berasal dari legislatif atau kalangan usaha.
“Kan banyak juga dari kalangan usaha seperti Oyong Damiri dan Andi Asmara. Keduanya jika bersedia saya rasa cukup mumpuni untuk menjadi Wakil Walikota nantinya,” ujar mantan Ketua KPU Palembang ini.
Begitu juga kandidat yang datang dari Parpol seperti Ketua DPC Partai Demokrat Palembang Yudha Pratomo Mahyuddin, bisa saja berkesempatan menang namun harus berpasangan dari kalangan birokrat atau legislatif, Silakan saja berkompetisi namun ide dan gagasan harus juga teruji.
Mukhlis mengharapkan adanya ruang debat dan uji kapasitas secara terbuka antar kandidat nantinya. Sehingga masyarakat benar-benar mengetahui kapasitas calon yang akan didukung. Debat yang dilaksanakan KPU menurutnya harus diubah format sehingga akan tergali dengan maksimal konsep apa yang akan ditawarkan para kandidat tersebut.
dari beberapa keterangan di atas ketua KSPSI berharap siapapun nantinya terpilih menjadi wako dan Wawako kota Palembang tolong perhatikan nasip butuh pekerja , jangan seperti yang terjadi di belakang hari pungkas Haji Zainal















