Buserindonews.com
Muara Gembong Media Buser Indonesia ||Pemerintahan Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Saat ini lagi gencar -gencar nya pembangunan infrastruktur berkelanjutan di semua wilayah di Kabupaten Bekasi, Senin (6/11/2023).
Diketahui ada beberapa titik lokasi yang saat ini sedang berlangsung dikerjakan salah satu di antaranya pengerjaan proyek pemasangan paving blok di gang Sugandi Kampung Gobah RT 004/006, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong dengan menelan anggaran sebesar Rp.198.400.700- bersumber dari anggaran APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2023 sedangkan untuk Pelaksana dikerjakan tidak sesuai yang tercantum di papan informasi proyek di lokasi kegiatan.
DPRKPP Kabupaten Bekasi Gerak Cepat, Perbaiki Jalan Lingkungan Kampung Gobah. Pembangunan paving blok terkesan asal jadi.
Menurut masyarakat setempat, yang gan disebutkan Namanya, Mengatakan, proyek pemasangan paving blok ini pengerjaan terkesan janggal dan asal jadi, Pasalnya pengerjaan paving blok diduga kuat tidak dilakukan pemadatan terlebih dahulu, Masih ada Rerumputan yang tumbuh langsung di timpah dengan Pasir urug (Pasir Laut ) tampa di lakukan pembersihan.
Selain itu, untuk pemasangan kanstin ada beberapa meter yang belum selesai dikerjakan tetapi sudah di PHO (Provisional Hand Over) dan pemasangan kanstin hanya menempel di atas tanah dan di ganjal dengan tanah saja, hal ini terkesan asal asalan alias asal jadi dan kuat dugaan salah satu faktor penyebabnya adalah minimnya pengawasan dari pihak Dinas terkait sehingga dapat memberikan ruang para oknum pelaksana nakal yang memikirkan pengerjaan cepat beres, sedikit pengeluaran, dengan tujuan meraup keuntungan lebih besar, tanpa memikirkan mutu kualitas bangunan yang tahan lama.
Sementara itu, guntur salah satu warga setempat mengatakan, “untuk kegiatan pengerjaan pemasangan paving blok ini dikerjakan hanya menempel saja diatas pasir, bisa menjadi polemik,paving blok bisa terbawa arus jika musim Rob tiba atau Pasang laut. pihak Dinas terkait harus mengecek ulang pekerjaan paving blok”
pemasangan papan informasi hanya di pasang cukup di tempel di paku saja bang, besaran volume panjangnya dan lebarnya tak di cantumkan di papan informasi, ada beberapa kanstin tidak di gali secara maksimal hanya sekedar saja, dan proyek kegiatan ini terkesan asal jadi, tentu harapan saya sebagai warga penerima manfaat meminta pihak pengawas atau dinas terkait turun ke lokasi kegiatan”, pungkasnya. (boby / Cep )
















