PATI || buserindonews.com – Sebagaimana telah diberitakan oleh Media ini beberapa waktu yang lalu soal kesimpang-siuran informasi tentang ucapan oknum Sekdes Banyutowo inisial W sewaktu diminta memberikan klarifikasi ke pihak Dinas Kelautan dan Perikanan kab. Pati tentang viralnya berita yang menyoroti dugaan keterlibatannya dalam pengelolaan gudang BBM jenis Biosolar di desa Banyutowo dimana waktu itu menurut keterangan Kabid Nelayan Tangkap DKP Pati – Sutaryadi, oknum sekdes Banyutowo beralasan sedang fokus dulu memberikan klarifikasi ke pihak Satreskrim Polresta Pati, ternyata setelah Tim Media bertemu dengan Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Pati (Selasa, 20/8/24) didapati informasi bahwa inisial W (oknum Sekdes Banyutowo) baru memberikan keterangan atau klarifikasi secara resmi pada Kamis 15/8/24 minggu lalu.

Hal ini telah menjadi terang benderang bahwasannya selama ini oknum Sekdes Banyutowo telah memberikan keterangan yang tidak benar (Berbohong) baik kepada DKP kab. Pati dan kepada jajaran Media di kabupaten Pati.
Termasuk juga terkait keterangannya bahwa telah menghadap “Bapak Kasat” beberapa waktu yang lalu juga diragukan kebenarannya.
Kasatreskrim Polresta Pati Kompol Alfan Armin, SH MH melalui Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Pati menyampaikan kepada Tim Media bahwasannya Pak Kasat (Reskrim) tidak atau belum pernah bertemu langsung dengan Oknum Sekdes Banyutowo inisial W tersebut.
Dalam keterangannya sewaktu klarifikasi resmi di Satreskrim Polresta Pati pada Kamis 15/8/24 lalu, yang bersangkutan membantah atau tidak mengakui terhadap viralnya berita beberapa Media di Kabupaten Pati tentang sinyalemen keterlibatannya dalam kegiatan penyalahgunaan BBM Bersubsidi jenis Biosolar yang dijual secara ilegal ke pihak ketiga yaitu PT MNE.
Saat ini segenap jajaran Media di kabupaten Pati masih menunggu klarifikasi Oknum Sekdes Banyutowo inisial W untuk memberikan klarifikasi juga ke jajaran Media sehingga permasalahan terkait keterlibatannya dalam pusaran kegiatan Mafia Solar di kabupaten Pati menjadi terang benderang.
Pihak Media konon juga sudah menyampaikan hal itu kepada Kades Banyutowo, Camat Dukuhseti serta Kapolsek Dukuhseti agar yang bersangkutan segera memberikan klarifikasi namun hingga kini belum ada keberanian dari inisial W untuk buka suara kepada Publik melalui Media.
Mungkinkah memang benar demikian ataukah memang dia terlibat sebagaimana informasi informasi yang didapat Media dari masyarakat Dukuhseti ?
Kita tunggu saja.
bsa-red
















