Wapres Gibran Didampingi Kapolda Kalsel Tinjau Lokasi Banjir di Balangan

Tanah Bumbu KALSEL || buserindonews.com,

Kalsel Balangan – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Balangan mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, didampingi Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha H., meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kamis (08/01/2026).

Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan, sebagai wujud sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan penanganan pascabencana. Rombongan Wapres mendarat di Bandara Warukin, Kabupaten Tabalong, sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Desa Juuh, Kecamatan Tebing Tinggi, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah.

Selain Kapolda Kalsel, Wapres Gibran juga didampingi Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii, Ketua BAZNAS Noor Achmad, Plt Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wakil Presiden Achmad Adhitya.

Berdasarkan data di lapangan, banjir diketahui melanda 10 desa di Kecamatan Tebing Tinggi. Salah satu fasilitas umum yang terdampak cukup serius adalah SDN Juuh, di mana peralatan sekolah, buku pelajaran, dan alat tulis rusak akibat terendam banjir yang terjadi sejak Sabtu, 27 Desember 2025 lalu.

Sebagai bentuk kepedulian, TNI, Polri, dan BAZNAS bergotong royong membersihkan lumpur serta sisa material banjir di lingkungan SDN Juuh. Sekolah tersebut menjadi salah satu dari beberapa fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran juga menyalurkan bantuan kemanusiaan dari BAZNAS kepada warga terdampak. Bantuan yang diserahkan meliputi 300 paket logistik keluarga, 100 paket perlengkapan sekolah, serta 50 karpet untuk masjid dan musala di wilayah setempat.

Sebelum meninjau SDN Juuh, Wapres sempat melihat papan informasi penanganan bencana di sekitar posko banjir. Ia juga menyempatkan diri menyusuri permukiman warga yang terdampak, menyaksikan langsung kondisi rumah-rumah yang rusak parah akibat terjangan banjir.

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus melakukan upaya penanggulangan pascabencana, mulai dari rehabilitasi, pembersihan lumpur, hingga pemulihan fasilitas umum dan pemukiman warga agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

( Edy : BUSER INDONESIA-Tim media ).

Tinggalkan Balasan