Warga Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi Keluhkan Harga Beras Mahal

Buserindonews.com

Kab Bekasi, Buser Indonesia || Warga Desa Kedung pengawas Kecamatan Babelan Kab. Bekasi, Jawa Barat. mengeluhkan Harga beras mahal. Di pasar tradisional sekitar Kecamatan Babelan, beras dijual Rp.15 000 ribu per kilogram. kalau perkwintal.Rp.1.500.000 Itupun Beras yang Standar.

Pantauan Media Buserindonews.com, di Pasar Babelan, untuk beras standar dipatok Rp15.000 ribu per kilogram, Sementara di warung-warung pengecer di kecamatan yang sama, beras dijual Rp13.000 ribu per liter.

Salah satu pedagang beras di Wilayah Kecamatan Babelan, wawan mengatakan harga beras belum kembali normal sejak beberapa bulan mengalami kenaikan. Tak hanya naik harganya, stok beras juga diakui Wawan makin sulit ditemukan.

Menurut Wawan kelangkaan beras di pasaran diakibatkan banyak lahan pertanian yang mengalami gagal panen tahun lalu. Hal itu diakibatkan kekeringan panjang yang berlangsung hampir satu tahun.

“Pasokan beras dari pabrik-pabrik penggilingan padi yang juga kesulitan untuk mendapat gabah dari petani ,karena terbatas jumlah hasil panen, dan banyak lahan sawah yang tidak di garap beberapa waktu lalu karena kekeringan,” ujarnya saat ditemui Media Buserindonews.com, di lapaknya pada Senin, 7 Februari 2024.

Hal yang sama disampaikan pedagang beras lainnya, Ia mengatakan saat ini stok beras jualannya sedang menipis. Hal itu terjadi karena pabrik penggilingan padi tempat biasa membeli beras juga kosong.

“Iya sekarang harganya Rp15.000 per kilogram kalau kita jual, tetapi stok beras saya sekarang sedang Sedikit” ujarnya.

Tingginya harga dan sulitnya mendapatkan beras yang murah dikeluhkan, Minah,  seorang Ibu, di kecamatan Babelan. Menurutnya kondisi saat ini cukup sulit karena beras yang biasanya bisa didapatkan dengan harga Rp12 Ribu. kini naik jadi Rp13 ribu per liter.

“Ini kan kebutuhan utama, harus ada setiap saat, tetapi harganya juga sekarang ini tinggi, sementara cari duit sulit,” kata dia.(boby/red)

Tinggalkan Balasan