Buserindonews.com
Jakarta, Buser Indonesia -Di usia yang baru menginjak 8 tahun, Reyhans Clementrich Houston kembali membuktikan dirinya sebagai bintang cilik multitalenta yang mampu bersinar di dua dunia sekaligus, yakni modeling profesional dan olahraga prestasi cabang Wushu tingkat nasional.

Memulai karier sebagai model sejak usia balita, Reyhans menunjukkan konsistensi dan dedikasi luar biasa. Seiring waktu, bakat dan kedisiplinannya juga berkembang pesat di dunia olahraga, khususnya Wushu, hingga berhasil mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional.
Pada ajang WU Games 2025 yang digelar di Universitas Indonesia, Depok, pada 15–18 Desember 2025, Reyhans tampil percaya diri dan sukses meraih tiga medali emas dan satu medali perak. Adapun prestasi yang diraih meliputi:
Juara 1 (Medali Emas) – Animal Imitation A
Juara 1 (Medali Emas) – Wubuquan D
Juara 1 (Medali Emas) – Jianshu D Male
Juara 2 (Medali Perak) – Qianshu D Male
Prestasi tersebut semakin menegaskan kualitas Reyhans sebagai atlet muda yang matang secara teknik dan mental. Pengalaman panjangnya di dunia modeling iklan sejak usia dini turut membentuk kepercayaan diri, kontrol ekspresi, fokus, serta ketenangan saat tampil, yang menjadi nilai tambah ketika berlaga di arena pertandingan.
Ayah Reyhans Clementrich Houston, pak Eriek, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian sang anak di penghujung tahun 2025.
“Kami sebagai orang tua selalu berusaha mendampingi dan mendukung Reyhans agar tetap menikmati prosesnya. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan konsistensi latihan. Yang terpenting bagi kami, Reyhans tumbuh menjadi anak yang percaya diri, berkarakter, dan mencintai apa yang ia jalani,” ujar Pak Eriek.
Keberhasilan Reyhans Clementrich Houston di WU Games 2025 bukan semata tentang gelar juara, melainkan juga menjadi gambaran perjalanan inspiratif seorang anak Indonesia yang mampu menyeimbangkan dunia modeling profesional dan olahraga prestasi di tingkat nasional. Prestasi ini menjadi kado terindah di akhir tahun 2025, sekaligus harapan besar bagi masa depan Wushu Indonesia. (ICS/red)
















