Buserindonews.com
Bekasi, Buser Indonesia— Desa Sumbereja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bersiap menggelar pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (1/4/2026). Momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat peran kelembagaan desa melalui prinsip sinergi, pengabdian, dan tanggung jawab.
Kepala Desa Sumbereja, Radin Andrianto, menegaskan bahwa BPD memiliki posisi strategis sebagai mitra sejajar pemerintah desa dalam menjalankan roda pemerintahan.
“BPD adalah mitra sejajar dalam pemerintahan desa. Kita harus bersinergi, berkonsultasi, dan berkoordinasi demi kemajuan Desa Sumbereja,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menekankan bahwa para calon anggota BPD harus memiliki niat tulus untuk mengabdi kepada masyarakat, serta mampu bekerja secara kreatif dan inovatif dalam mendorong pembangunan desa.
Selain itu, Radin juga menyoroti pentingnya peran BPD dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat secara aktif, serta merumuskannya melalui mekanisme musyawarah yang demokratis.
“Calon BPD diharapkan memiliki niat tulus untuk melayani masyarakat, serta mampu bekerja kreatif dan inovatif. BPD harus proaktif dalam menampung dan menyalurkan aspirasi warga, lalu merumuskannya dalam musyawarah,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas selama proses pemilihan berlangsung. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh sampai menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
“Saya berharap para calon dan masyarakat tetap menjaga kerukunan. Jangan sampai karena perbedaan pilihan, desa menjadi terpecah. Mari kita jaga kebersamaan dan bersinergi demi kemajuan desa,” tambahnya.
Pemilihan anggota BPD ini menjadi momen penting bagi Desa Sumbereja dalam menentukan figur-figur yang akan berperan sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah desa ke depan. (Bobi/red)
















