Pemkab Majalengka Peringati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022 secara Virtual

  • Bagikan

Majalengka || buserindonews.com – Puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022, tingakat Pemerintah Kabupaten Majalengka di lakukan secara virtual bertempat di Gedung Yudha Karya , Jum’at (13/05/2022).

Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang pelaksanaannya di undur karena bertepatan dengan Idul fitri 1443 hijriyah. Hadir dalam kegiatan Forkopinda, Sekda, Ketua TP-PKK , Ka Kemenag, para Asisten Daerah, Staf Ahli, para Kepala OPD, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Provinsi Jawa Barat, para Pejabat dilingkungan Dinas Pendidikan serta unsur Dunia Pendidikan di Kab.Majalengka.

Kepala Dinas Pendidikan Kab.Majalengka, Dr.Hj. Lilis Yuliasih, M.Pd, dalam laporanya menjelaskan bahwa kegiatan Peringatan Hari Pendidikan Nasional akan dilaksanakan secara gebyar dan dipusatkan di GGM, dengan melibatkan 1.000 lebih peserta, dengan menampilkan berbagai macam seni pertunjukan publik yang dipersembahkan oleh siswa-siswi atau pelajar di Kab.Majalengka, namun kenyataan berbicara lain, pasca lebaran Idul Fitri 1443H, Pemerintah Pusat mengeluarkan keputusan tentang PPKM yang mengharuskan kegiatan peringatan Hardiknas tahun 2022 dilakukan secara virtual hal tersebut bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kab.Majalengka khususnya.

Kadisdik menambahkan adapun tema Hardiknas Tahun 2022 yakni “Pimpin Pemulihan Bergerak untuk Merdeka Belajar”. Puncak peringatan Hardiknas yang dilakukan sedehana tapi tidak mengurangi makna dan diharapkan bisa memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan akan penting serta strategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa, mengingatkan kembali kepada seluruh insan pendidikan akan filosofi perjuangan KH.Dewantoro dalam meletakan dasar dan arah pendidikan bangsa serta meningkatkan rasa nasionalisme dikalangan insan pendidikan.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Majalengka, Dr. H.Karna Sobahi,M.M.Pd., mengatakan bahwa pendidikan itu adalah investasi jangka panjang, dimana investasi tidak bisa dirasakan hari ini namun kelak anak cucu kita akan merasakannya, di dalam Dunia Pendidikan Kab.Majalengka patut berbangga hati dengan hadirnya 2 payung hukum terkait pendidikan, yaitu Perda Pendidikan dan Perda Pesantren Oleh karena itu kepada jajaran Disdik dan Kemenag untuk segera mendorong dan menggerakkan kedua Perda tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di Kab.Majalengka.

lebih lanjut Bupati menyoroti terkait problema pendidikan yang masih dirasakan sampai dengan hari ini itu diluar yang menyangkut Kurikulum, masalah pertama masih banyaknya sarana-sarana pendidikan yang rusak, gedung, tempat belajar, hal tersebut menggambarkan ketidak sempurnaan fasilitasi pendidikan, untuk itu Pemkab Majalengka dengan keterbatasan anggaran berupaya keras dengan melakukan rehabilitasi bangunan-bangunan sekolah baik itu SD dan SMP, hal tersebut guna menciptakan gedung layak huni untuk menunjang proses belajar mengajar, kemudian masalah selanjutnya adalah kurangnya tenaga pendidik dimana jumlah tenaga pendidik atau guru yang pensiun makin hari jumlahnya makin meningkat, hal tersebut tentu berdampak pada proses belajar siswa karena keberadaan guru sedikit dibanding dengan jumlah siswanya.untuk itu upaya Pemkab Majalengka bersama dengan Pusat yakni dengan menyelenggarakan pengangkatan tenaga PPPK untuk memenuhi tenaga pengajar agar para peserta didik mendapatkan kualitas pendidikan yang baik.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional bagi seluruh insan pendidikan di Kab.Majalengka, teruslah membangun semangat profesionalisme guna wujudkan merdeka belajar,” tutur Bupati. (Key)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Buser Indonesia